Senin, 15 September 2025

MEMBUAT PUPUK BOOSTER CAIR DARI BAHAN ORGANIK

Pupuk booster cair adalah jenis 

pupuk khusus yang dirancang untuk

mempercepat fase generatif tanaman,

yaitu tahap pembungaan dan 

pembuahan. Pupuk ini membantu

tanaman memproduksi bunga lebih

banyak dan buah lebih cepat, berbeda

dengan pupuk dasar yang fokus pada pertumbuhan vegetatif. 


Manfaat pupuk booster cair meliputi : 

1. Meningkatkan pertumbuhan dan produktivitas tanaman. 

2. Meningkatkan ketahanan tanaman terhadap stres lingkungan. 

3. Meningkatkan kualitas hasil panen. Memaksimalkan jumlah bunga dan kualitas buah.


Penggunaan pupuk booster cair menjadi solusi praktis bagi petani dan penghobi tanaman

yang ingin panen melimpah tanpa harus menunggu terlalu lama.


Resep Booster Organik Serbaguna (Pembungaan & Pembuahan)

Bahan utama :

  • Abu sekam / abu kayu → kaya kalium (K)

  • Tepung tulang / tepung ikan / cangkang telur dibakar & ditumbuk → sumber fosfor (P)

  • Air kelapa tua → mengandung sitokinin, hormon pemicu bunga & pembelahan sel

  • Gula merah cair / molase → makanan mikroba fermentasi

  • Air cucian beras → sumber mikro nutrien

Cara membuat :

  1. Campur:

    • 1 kg abu sekam

    • 0,5 kg tepung tulang/ikan (atau cangkang telur bakar halus)

    • 1 liter air kelapa

    • 200 g gula merah cair

    • 5 liter air cucian beras

  2. Masukkan ke jerigen, tutup rapat (beri pipa kecil/selang untuk buang gas kalau ada).

  3. Fermentasikan 2–3 minggu, aduk tiap 3 hari.

  4. Siap digunakan.

Cara pakai :

  • Penyiraman akar : encerkan 1:10 → siram 1–2 liter per pohon (tergantung ukuran).

  • Penyemprotan daun : encerkan 1:20 → semprot merata pada daun & batang muda.

  • Aplikasi 2–3 kali menjelang musim berbunga.


Catatan khusus tiap tanaman:

  • Kelengkeng → booster ini sangat membantu, apalagi jika diikuti dengan stres air ringan (dikurangi penyiraman beberapa minggu).

  • Mangga → bisa ditambah lebih banyak abu (K tinggi penting untuk pembentukan bunga & buah).

  • Sawo → cukup pakai dosis ringan, karena sawo umumnya rajin berbunga. Booster ini lebih memperkuat kualitas buah.

  • Alpukat → gunakan lebih encer (1:15 untuk siram, 1:30 untuk semprot), karena alpukat agak sensitif terhadap fermentasi pekat.