Postingan

MENGENAL JENIS TANAH DI WILAYAH MURUNG RAYA

Gambar
  Tanah adalah lapisan teratas bumi yang paling mudah kita jangkau. Tanah terbentuk dari bebatuan yang mengalami pelapukan dari ratusan hingga ribuan tahun. Tanah sangat vital peranannya bagi semua kehidupan di bumi karena tanah mendukung kehidupan tumbuhan dengan menyediakan hara dan air sekaligus sebagai penopang akar. Struktur tanah yang berongga-rongga juga menjadi tempat yang baik bagi akar untuk bernapas dan tumbuh. Tanah juga menjadi habitat hidup berbagai mikroorganisme. Bagi sebagian besar hewan darat, tanah menjadi lahan untuk hidup dan bergerak. Ilmu yang mempelajari berbagai aspek mengenai tanah dikenal sebagai ilmu tanah. Dari segi klimatologi, tanah memegang peranan penting sebagai penyimpan air dan menekan erosi, meskipun tanah sendiri juga dapat tererosi. Komposisi tanah berbeda-beda pada satu lokasi dengan lokasi yang lain. Air dan udara merupakan bagian dari tanah. Mengidentifikasi jenis tanah penting untuk mendukung pertumbuhan tanaman yang sehat . Ke...

DOWNLOAD KAWASAN HUTAN DI MURUNG RAYA

Gambar
                  Link  download  file shp peta kawasan hutan di murung raya

KAWASAN HUTAN DI KECAMATAN SERIBU RIAM DAN UUT MURUNG, KABUPATEN MURUNG RAYA

Gambar
Kecamatan Seribu Riam dan Uut Murung merupakan kecamatan terluas di bagian utara wilayah Kabupaten Murung Raya, dan memiliki penduduk yang relatif jarang (Seribu Riam = 3.067 jiwa, Uut Murung = 1.905). Kedua kecamatan ini mempunyai lahan hutan yang luas, yang menjadi daerah hulu dari sungai Barito. Hutan pada wilayah kecamatan ini merupakan sumber air dari banyak sungai, anak sungai dan mata air. Juga tempat hidup beragam flora dan fauna. Gambar di atas menggambarkan kawasan hutan di Kecamatan  Seribu Riam dan Uut Murung. Definisi kawasan hutan telah diatur pada Undang-Undang Republik Indonesia No. 41 Tahun 1999 tentang Kehutanan (Pasal 1 Angka 3), bahwa kawasan hutan adalah wilayah tertentu yang ditunjuk dan atau telah ditetapkan oleh pemerintah untuk dipertahankan keberadaannya sebagai hutan tetap. Kawasan hutan berbeda dengan ekosistem hutan. Suatu wilayah tetap disebut sebagai kawasan hutan (secara tata ruang) meskipun di wilayah tersebut telah gundul (mengalami kerusakan) sehi...

KAWASAN HUTAN DI KECAMATAN PERMATA INTAN, SUMBER BARITO, SUNGAI BABUAT, TANAH SIANG, LAUNG TUHUP DAN BARITO TUHUP RAYA KABUPATEN MURUNG RAYA

Gambar
  Definisi kawasan hutan telah diatur pada Undang-Undang Republik Indonesia No. 41 Tahun 1999 tentang Kehutanan (Pasal 1 Angka 3), bahwa kawasan hutan adalah wilayah tertentu yang ditunjuk dan atau telah ditetapkan oleh pemerintah untuk dipertahankan keberadaannya sebagai hutan tetap. Selain itu kita juga mengenal kawasan non hutan (kawasan bukan hutan), pengertiannya adalah wilayah selain hutan tetap (kawasan hutan) yang dapat difungsikan untuk memperoleh manfaat secara bijak. Kawasan hutan berbeda dengan ekosistem hutan. Suatu wilayah tetap disebut sebagai kawasan hutan (secara tata ruang) meskipun di wilayah tersebut telah gundul (mengalami kerusakan) sehingga kehilangan vegetasi kehutanan atau pepohonan. Sedangkan wilayah yang memiliki ekosistem hutan namun berada di kawasan non hutan maka wilayah tersebut tetap tidak dapat dikategorikan sebagai kawasan hutan. Gambar-gambar di atas menunjukkan kawasan hutan di kecamatan Permata Intan, Sumber Barito, Sungai Babuat, Tana...

KAWASAN HUTAN DI KECAMATAN MURUNG DAN TANAH SIANG SELATAN, KABUPATEN MURUNG RAYA KALIMANTAN TENGAH

Gambar
  Kawasan Hutan di Kecamatan Murung, Kabupaten Murung Raya seperti pada peta di atas terdiri dari Hutan Produksi dan Hutan Produksi yang dapat di konversi (HPK). HUTAN PRODUKSI TETAP (HP) Hutan Produksi Tetap merupakan kawasan hutan dengan faktor kelas lereng, jenis tanah dan intensitas hutan tertentu sehingga memiliki skor di bawah 125 di luar kawasan hutan lindung, hutan suaka alam, hutan pelestarian alam, dan taman buru. Hutan Produksi Tetap dapat dieksploitasi secara menyeluruh dengan menggunakan teknik tebang habis maupun tebang pilih. Kawasan Hutan Produksi Tetap memiliki kondisi topografi yang cenderung landai, tanah rendah erosi, dan curah hujan kecil. KAWASAN HUTAN PRODUKSI YANG DAPAT DIKONVERSI (HPK) Hutan Produksi yang dapat Dikonversi merupakan kawasan Hutan Produksi yang tidak produktif dan produktif yang secara ruang dapat dicadangkan untuk pembangunan di luar kegiatan kehutanan atau dapat dijadikan lahan pengganti tukar menukar kawasan hutan. KAWASAN APL (AREA P...